Misteri Rumah No.50
suara langkah kaki, geseran meja di tengah malam , suara-suara yang tak ingin didengar, sampai muncul bercak misterius, lorong yang gelap, tempat yang begitu hening seperti tak ada penghuni. Begitulah suasana rumah yang aku tempati untuk menginap saat liburan bersama teman-temanku kala itu....
Hai teman-teman kali ini aku ingin bercerita tentang liburan ku bersama teman di suatu tempat yang terletak di Jawa Barat. Yap, siapa yang tak kenal Bandung, Kota kembang yang banyak dikunjungi oleh wisatawan saat liburan . Ya bisa dibilang liburan ini cukup menyenangkan sekaligus sedikit menyeramkan😄....
Cerita ini dimulai pada saat bulan Ramadhan tahun lalu, aku dan beberapa temanku merencanakan liburan bersama pada saat hari raya. Kami begitu antusias dengan rencana ini. Pertama kami menentukan tempat, tanggal keberangkatan dan tanggal pulang kerumah. Banyak pro dan kontra terjadi, sampai keputusan akhir ternyata hanya 6 orang yang setuju dan mendapat izin untuk pergi. Tempat sudah kami tentukan yaitu di Bandung, soal penginapan kami mencari nya di situs online, dan memutuskan untuk menginap disana. Karena harga sangat terjangkau, fasilitas yang dijabarkan pun cukup menarik. Setelah sepakat oleh pemilik tempat kami pun transfer uang tanda jadi.
Persiapan sudah matang, lalu pada saat esok hari ingin berangkat tiba-tba salah satu temanku tidak jadi ikut. Karena dia harus pulang kampung. Akhirnya kamipun pergi hanya berlima.
Rencana yang sudah dipersiapkan di awal tiba-tiba batal itu seperti kode atau firasat buruk.
Hari yang ditunggu pun telah tiba, aku dan teman-temanku berangkat naik kereta. Perjalanan kesana memakan waktu sekitar 3jam. Setelah sampai di stasiun Bandung, kami melanjutkan dengan naik taxi online untuk menuju ke tempat penginapan. Singkat cerita, kami sampai ke tempat penginapan dan membereskan barang bawaan kami kedalam kamar dan beristirahat. Sebenarnya walau tidak memungkiri perasaanku tidak enak saat masuk kamar. Pada saat sore hari kami pergi keluar untuk membeli makan, ya kami makan pecel ayam di pinggir jalan. Karena sudah mulai gelap kami memutuskan untuk ke tempat wisata nya esok hari.
Malam hari ketika aku ke toilet, aku mendengar suara-suara aneh, seperti suara tawa yang samar-samar "hiik...hikk.." dan suara tokek. Sebenarnya dari awal sudah janggal, karena tempat penginapan itu terlihat banyak sendal disetiap depan kamar, tapi tidak ada penghuni kamar-kamar tersebut yang aku lihat keluar. Namun aku berusaha tenang agar teman sekamarku tidak panik dan ketakutan. Kejadian aneh pun mulai terjadi. Ketika kasur yang akan aku pakai terdapat banyak bercak darah, wah tambah gelisah-lah aku. Padahal aku tidak sedang datang bulan. Aku menenangkan diri dan berusaha menghilangkan rasa takut dengan mendengarkan lantunan ayat Al-Qur'an dari youtube. Saat tengah malam ketika temanku sudah tertidur pulas,aku terbangun dan mendengar suara meja/bangku bergeser beberapa kali "kret...sreet" akupun bergumam dalam hati "aduuhh..suara apaansih itu, siape coba malem-malem geser meja😱." lalu aku memaksan tidur dengan menutup wajah menggunakan bantal.
Keesokan harinya, sekitar jam 3.30 pagi ada yang mengetuk pintu kamarku. Saat aku tanya "iya, siapa ?" namun tidak ada jawaban dari luar. Aku mulai merinding, dan berusaha tidur lagi. Satu setengah jam kemudian sekitar jam 5.00 pagi, kamarku kembali di ketuk. Lalu tak langsung ku tanya sampai ada suara "woi bangun..bangun." akupun lega , karena kali yang mengetuk pintu adalah temanku😄
Jam 6 pagi aku membangunkan teman sekamarku, kami mandi secara bergantian. Setelah rapih kami langsung berangkat ke tempat tujuan. Karena belum sarapan kami memutuskan untuk makan ditempat wisata tersebut. Setelah jalan-jalan ke-2 tempat wisata dan hari sudah mulai sore, kami memutuskan untuk balik ke penginapan, karena ramai dan macet dijalan. Lalu pada malam hari sekitar jam 7 kami memutuskan untuk jalan-jalan di alun-alun kota Bandung, sangat ramai sekali. Mau makan aja, susah mencari tempat yang kosong.
Setelah puas mengelilingi alun-alun kami kembali ke penginapan , lalu tanpa sengaja aku melihat pintu terbuka dan suasananya sangat gelap sekali . Dalam hati ku berkata "ini yang punya tempat pelit amat sih, gelap begitu bukan dipasangin lampu.."
Kami memutuskan untuk berkemas, karena besok pagi harus pulang ke Jakarta. Agar tidak ada yang tertinggal , karena jika baru berkemas pagi pasti terburu-buru dan banyak yang tertinggal.
Saat dijalan pulang, mobil yang kami tumpangin seperti tercium aroma gas bocor. Aku sempat berpikir negatif, tetapi aku berdoa untuk keselamatan bersama. Akhirnya Kami pulang ke Jakarta dan sampai dengan Selamat...😊
Setelah mengalami kejadian-kejadian aneh disana , aku belum berani untuk menceritakan apapun kepada mereka. Karena aku tidak mau dibilang suudzon sama setan, atau dibilang mengarang cerita dan semacamnya.
Aku baru menceritakan semua ke teman-teman setelah beberapa hari kemudian.
Lalu , saat aku menceritakan itu semua. Reaksi mereka ada yang seolah tidak percaya "masa sih? Kok gue ga ngerasain apa-apa ya?" , ada yang merespon "anjir, serem banget kok lu baru cerita sekarang ?" ada juga yang merasakan hal aneh juga "iya , gue juga agak aneh sih sama tempatnya."
Aku juga menceritakan semua peristiwa yang aku alami kepada keluargaku , dan mereka berkata "serem banget, untung kamu masih dilindungin."
Sampai saat ini aku belum bisa melupakan kejadian itu, seperti selalu terngiang-ngiang di kepala...
Fyi : cerita ini saya ambil menurut kisah nyata
Komentar
Posting Komentar